Ketua Furom Keuchik Darul Aman dan Kasi DPMG Darul Aman Kondisikan Keuchik Ikut Bimtek Ke Medan

Ketua Furom Keuchik Darul Aman dan Kasi DPMG Darul Aman Kondisikan Keuchik Ikut Bimtek Ke Medan, Benarkah?

DUNIAPOTRET.COM | Aceh Timur, Terkait penyelenggaraan Bimbingan Tekhnis yang di adakan oleh Lembaga Orientasi Pengembangan Masyarakat Madani Indonesia(LOPMI) dengan tema “Peningkatan ketahanan pangan bagi perangkat Desa dan pengurus BUMG se Aceh Timur yang di laksanakan di hotel kanaya Medan Sumatera Utara, dengan anggaran 12 juta per Desa untuk dua orang peserta.

Dari informasi yang di terima media ini bahwa Forum Keuchik Kecamatan Darul Aman dan Kasi DPMG Kecamatan Darul Aman ikut andil dalam Bimtek tersebut, bahkan ia mengajak keuchik se Kecamatan Darul Aman untuk ikut serta dalam Bimtek di Hotel Kanaya Kota Medan Sumatera Utara, padahal bulan lalu Keuchik di Kecamatan Darul Aman juga ikut Bimtek Di The Royal Idi Hotel Aceh Timur yang di adakan oleh Lempana dengan anggaran 10 juta pada kala itu.

Anehnya, Kasi DPMG Kecamatan Darul Aman (Z) diduga telah mengumpulkan uang anggaran untuk Bimtek ke Medan dari Keuchik di Darul Aman bahkan dari informasi yang diterima oleh awak media lebih kurang 30 Desa di Kecamatan Darul aman sudah menyerahkan uang untuk Bimtek Ke Medan dan di kumpulkan oleh Kasi DPMG Kecamatan setempat.

Saat diwawancarai DUNIAPOTRET.COM, kasi DPMG (Z) yang tidak mengakui bahwa ia yang mengkoordinir seluruh Keuchik di Darul Aman.

“Dalam hal ini Saya tidak tau apa, saya hanya bantu cari mobil rental dan mendampingi keuchik Aarul Aman untuk ikut bimtek ke Medan,” Ujar ibu (Z) kasi DPMG.

Seperti lempar batu sembunyi tangan, kasi DPMG tidak mengakui bahwa ia yang kondisikan hal tersebut. Namun sejumlah keuchik tetap mengakui bahwa pihaknya telah menyerahkan Uang untuk mengikuti BIMTEK tersebut melalui Kasi DPMG Darul Aman.

Padahal acara Bimtek di Medan Dilaksanakan tanggal 19 agustus 2022 namun Kasi DPMG Darul Aman sudah terlebih dahulu mengumpulkam uang dari Keuchik

Sejumlah perangkat Desa dan Masyarakat di Kecamatan Darul Aman, menyayangkan sikap Ketua Forum Keuchik Darul Aman yang terkesan adanya kepentingan dalam penyelenggaraan Bimtek tersebut.

“padahal masih sangat banyak masyarakat miskin di Desa yang membutuhkan bantuan lalu untuk apa Dana Desa di hambur-hamburkan untuk kegiatan yang tidak terlalu penting”ujarnya

Lebih lanjut masyarakat menuding Ketua Forum Keuchik Kecamatan Darul Aman mengenyampingkan persoalan sosial dan pembangunan Desa lebih mengutamakan persoalan kegiatan yang tidak terlalu bermanfaat seperti Bimtek di Medan tersebut untuk apa Bimtek berkali-kali dan mahal-mahal keluar daerah tapi RAB Dana Desa masih di kerjakan pihak ke tiga (bukan operator desa) dan BUMG di Aceh Timur juga hampir seluruh Desa Tidak Berkembang”kata masyarakat tersebut.

Azani, SE. Camat Darul Aman menyatakan bahwa tidak tahu menahu terkait Bimtek di Medan, dan dia juga tidak mengetahui bahwa Kasi DPMG ikut serta mengumpulkan dana Bimtek di Medan, hal tersebut tidak diperintahkan, dan apabila di lakukan pengumpulan dana Bimtek tersebut itu urusan pribadinya.

“Saya tidak tahu bahwa Keuchik di di Kecamatan Darul Aman ikut ke Medan untuk Bimtek, dan saya juga tidak pernah memerintahkan Kasi DPMG untuk mengumpulkan dana Bimtek.

Lebih lanjut saat ditanyakan terkait post anggaran yang di gunakan untuk Bimtek apakah RAPBG murni atau RAPBG Perubahan?
Azani menjelaskan bahwa beberapa Gampong telah melakukan RAPBG perubahan.
“mungkin dana tersebut yang mereka gunakan, numun ada beberapa Gampong yang belum melakukan perubahan RAPBG, hal ini akan kita awasi kemudian,” Ungkap Camat.

Ironisnya diduga adanya intervensi kepada Keuchik di Kecamatan itu jika tidak mengikuti Bimtek Ke Medan maka keuchik yang tidak ikut Bimtek akan di panggil atau di periksa oleh Pihak berwenang terkait penggunaan anggaran Dana Desa.

Kasih Komentar Dong!!

%d blogger menyukai ini: