Komunitas Sepeda Onthel GAB Dan GAAP Kunjungi Makam Habib Bugak Al Habsyi

Bireuen ,aceh.indometro.club — Komunitas sepeda Onthel Geutangen Awai Bireuen ( GAB ) dan Gari Awai Aneuk Pidie ( GAAP ) mengunjungi makam Habib Bugak Al Habsyi yang terletak di Dusun Pante Sidom Desa Bugak Krueng Mate Kecamatan Jangka Kabupaten Bireuen. Minggu 11 September 2022.

Foto :prosesi kediatan GAB Dan GAAP (Suherman Amin)

Pecinta sepeda onthel GAB dan GAAP sebanyak 60 sepeda berangkat dari titik 0 Pendopo Bupati Bireuen melalui rute Kecamatan Kota Juang menuju Peusangan sejauh 10 km singgah istirahat di Masjid Besar Peusangan .

Lalu melanjutkan perjalanan ke Makam Habib Bugak Al Habsyi Kecamatan Jangka jauh 8 km, berarti jarak tempuh mencapai 18 km.

Mereka santai bersepeda dan diiringi 2 mobil pic up untuk mengantisipasi bila ada peserta kelelahan bersepeda diperjalanan.

Ketua GAAP Pidie Irham dikomplek Makam Habib Bugak Al Habsyi kepada media ini mengatakan sangat terharu melihat makam yang didampingi beberapa makam kekuarga. Dimana para peziarah dapat duduk bersila, memanjatkan doa dengan khusuk.

Sungguh terenyuh jiwa kita bisa datang ke komplek Makam Habib Al Habsyi dermawan yang peduli dan mewakafkan harta pada jalan Allah.

Sementara Ketua Panitia GAB H Iskandar Arha ,SE, MM bersama SBY BENFICA dan T Abubakar mengatakan perlu perhatian Pemerintah Kabupaten Bireuen sekarang agar jalan kelokasi komplek Makam Habib Bugak Al Habsyi diperlebar dan diaspal sebab merasa prihatin jalan yang sempit.

Ini penting sebab setiap hari selalu ada pengunjung dari berbagai daerah berziarah ke makam. Bila dikenang bahwa Habib Bugak yang dikenal nama Syeh Abdurrahman Bin Alwi Bin Ahmad Al- Habsyi yang berasal dari Makkah Arab Saudi dan ke Aceh pada abad ke 17 tahun 1206 H atau tahun 1785 M masa Sultan Alauddin Mahmudsyah memerintah. Kemudian kembali ke Makkah tahun 1808 M membeli tanah dan rumah singgah disekitar Masjidilharam yang dimamfaatkan tempat singgah jamaah haji.

Sekarang dari tanah pembelian Habib Alhabsyi menjadi wakaf Al Asyi di Makkah. dan b

erselang lebih kurang 10 tahun kembali ke Bugak Asyi dan wafat dimakamkan Pante Sidom Desa Bugak Krueng Mate.

Sekarang wakaf Bugah Al Asyi sejak tahun 2006 Jemaah Haji yang berangkat melalui BTJ Aceh setiap orang mendapatkan wakaf Habib Bugak Al Habsyi sekitar 1500 rial setiap tahun sampai tahun ini.

Asset Habib Bugak AlAsyi di Makkah berupa hotel Elaf Al Mashaer dekat Masjidil Haram, hotel di Aziziyah dan Syakiyyah.

Sebagaimana tertulis pada maklumat dinding bangunan makam bahwa pada Operasi Teritorial TNI tahun 2018 Makam Habib Bugak Al Habsyi dipugar bangunan dalam satu komplek. Itu terwujud atas inisiatif Kasdam Iskandar Muda Brigjen Ahmad Daniel Chardin tanggal 1 Januari 2018.

Selama 70 hari kerja Opster siap maka pada 10 September 2018 pada penutupan Opster TNI diresmikan oleh Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI M Hafifuddin SH, SiP, MH bersana Bupati Bireuen Alm H Saifannur S.Sos.

Maka nampak dari jauh bangunan makam Habib Bugak Al Habsyi berada dalam satu komplek.

Pengamatan mereka sebagai peziarah dan pengunjung perlu perhatian semua pihak agar dipelataran dan pekarangan depan perlu dibuat pintu gerbang, diikat bataco. Tempat duduk singgah dan garase parkir. dan biar tertata indah dan menyenangkan.

Seban dari harta wakaf Habib Bugak tidak seberapa kalau Nadhir yang menerima wakaf mencapai 10 milyar lebih setiap tahun dapat mengalokasikan sedikit untuk keperluan makam.

Kemudian Ketua Panitia sepeda inthel minta kepada peserta untuk bersiap siap mekanjutkan perjalanan menuju Jangka Tanoh Ano, terus ke Lancok Kecamatan Kuala dan terakhir ke Kuala Raja tempat wisata.” ( Suherman Amin)

Kasih Komentar Dong!!

%d blogger menyukai ini: