Awas! Jalan di Lingkungan Ini Rusak, Berbahaya Bagi Anak Sekolah

Aceh Utara, aceh.indometro.club – Rusaknya jalan di lingkungan disejumlah titik yang menjadi akses bagi masyarakat, selain anak – anak pergi ke sekolah menghubungkan kecamatan Lhoksukon –  Matangkuli berjarak kurang lebih 2 km, kini menuai keluhan dari masyarakat setempat.

Salah seorang warga Desa Pulo Dulang, Bu Erlinawati menjelaskan bahwa selayaknya akses jalan tembus ke desanya segera diperbaiki oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait. Jalan rusak ini sudah 5 tahun, sehingga menyulitkan warga yang ingin melintas. Kerusakan jalan lintasan gampong Ranto – Pulo Dulang kecamatan Lhoksukon ke gampong  Aron kecamatan Matangkuli adalah banyak berlubang, dan sering memakan korban, bahkan kecelakaan tunggal.

“Kalau sudah hujan hampir tak terlewati, genangan air di jalan berlubang dan berlumpur parah sekali, kalau panas debunya luar biasa. Ini merupakan akses utama pelajar yang hendak pergi sekolah. Apalagi dilintasan jalan tersebut terdapat sekolah, dayah dan sejumlah bangunan kantor milik Pemkab. Aceh Utara,” ungkapnya.

Erlinawati mengharapkan pihak terkait segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah jalan secara maksimal. Sehingga pengendara dapat menggunakan jalan yang menjadi akses utama masyarakat dapat digunakan dengan nyaman dan tidak membahayakan.

Sementara itu, Anggota DPRK Aceh Utara, Drs. H. Azali Fuadi kepada media ini membenarkan bahwa jalan lingkungan yang notabennya padat penduduk telah mengalami kerusakan, adapun ruas jalan lingkungan yang dimaksud Desa Ranto dan Desa Pulo Dulang (kecamatan Lhoksukon), serta Desa Aron (Kecamatan Matangkuli).

“Dengan kondisi jalan rusak, begitu juga warga yang setiap hari lewat, jadi sangat wajar jika mereka menginginkan perbaikan, dan sudah semestinya ini dilakukan perbaikan, bahkan mungkin ada yang belum sama sekali tersentuh,”tandasnya.

Secara terpisah Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Ir Azmi, MT mengatakan jalan tersebut sudah dilakukan perawatan sejak empat tahun lalu,  dengan anggaran yang ada. Tidak hanya sampai disitu, usulan agar jalan tersebut dapat segera diperbaiki juga telah ia sampaikan usulan ke BAPPEDA setempat. 

“Jalan tersebut mempunyai panjang sekitar 2 kilometer, semoga saja bisa terealisasi tahun mendatang, karena memang jalan itu lama tidak ada perawatan,” ungkapnya.

Kasih Komentar Dong!!

%d blogger menyukai ini: