Anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh terkait dengan lapangan Blang Padang Banda Aceh

Banda Aceh, aceh.indometro.club – Pernyataan Anggota DPRA dari Fraksi partai Aceh Dapil Aceh Timur Tgk M Yunus terkait dengan lapangan Blang Padang Banda Aceh viral di sejumlah media sosial, seperti Tiktok, Facebook dan grup-grup WhatsApp.

Namun, mengenai masalah lapangan Blang Padang, Tgk M Yunus meminta agar pemerintah Aceh harus teliti, karena itu sebutnya adalah masalah ummat ataupun masalah rakyat Aceh.

Lapangan Blang Padang Disarankan untuk Masjid Raya Banda Aceh September 24, 2022

Anggota DPRA Tgk Muhammad Yunus saat menyampaikan pendapatnya terkait lapangan Blang Padang di ruang Sidang DPRA (Foto: tangkapan layar video viral)

Sebelumnya, Tgk Yunus dalam ruang sidang DPR Aceh pada Jumat malam, 23 September 2022 dihadapan Ketua DPRA mengatakan, pada dasarnya ia sangat setuju kalau Pemerintah Aceh mensertifikasi aset-aset ataupun tanah milik Aceh.

Tgk Yunus turut mengulas, sebelumnya mantan Walikota Banda Aceh Almarhum Mawardin Nurdin pada Bulan Agustus 2008 lalu pernah menyebutkan lapangan Blang Padang bukan milik TNI.

“Saat itu Mawardi Nurdin di depan khalayak ramai pernah menyebutkan lapangan Blang Padang bukan milik TNI, ia menyebutkan itu saat meresmikan Musalla Arafah di Blang Padang,” sebut Tgk Yunus.

Dalam sejarah Blang Padang itu disebut Umong Musara, “Umong Musara dalam Bahasa Aceh adalah tanah wakaf yang dikhususkan untuk Masjid Raya Banda Aceh untuk kepentingan Khatib Masjid, Bilal Masjid, Muazin serta Imam Masjid,” ulas Tgk Yunus menambahkan.

Anggota DPRA asal Aceh Timur ini juga turut menyatakan kan, supaya tidak menjadi polemik yang berkepanjangan, menurut Tgk Yunus pemerintah harus hadir, dan tokoh-tokoh yang sayang kepada Aceh harus hadir menangani persoalan ini yang dinilainya sudah berlarut-larut.

“Supaya tidak menjadi polemik yang berkepanjangan, pemerintah harus hadir, dan tokoh-tokoh yang sayang kepada Aceh harus hadir menangani persoalan ini. Supaya kita jangan meninggalkan pusaka yang selisih turun temurun kepada anak-anak kita. Jadi pemerintah ingin supaya itu jadi aset pemerintah, TNI ingin supaya itu jadi aset TNI. Mungkin kalau bisa saya ambil jalan tengah untuk Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

“Ini adalah jalan tengah agar persoalan yang selisih itu bisa selesai, dan kita yakin itu akan dapat diterima oleh rakyat Aceh,” sebut Tgk M Yunus.

Kasih Komentar Dong!!

%d blogger menyukai ini: